Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Pedestrian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pedestrian. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Juli 2023

Walkabality Gagal Dalam Penataan Jakarta Internasional Stadium (JIS)

walkability di Kota Barcelona



Jakarta Internasional Stadium (JIS), dinilai sebagai sebuah stadion sepakbola yang menggunakan konsep ramah pejalan kaki, dan terintegrasi transportasi publik sehingga dapat meminimalisir penggunaan kendaraan pribadi. Hal ini diinisiasi dengan pendekatan perencanaan kapasitas parkir yang hanya 800 mobil di parkir VIP dan VVIP yang diperuntukkan bagi para pemain sepakbola dan 100 bus di lahan parkir.

Perdebatan muncul di beberapa pekan terakhir berbarengan dengan akan dihelatnya Event Piala Dunia U17, kemudian Jakarta International Stadion dinilai menjadi stadion yang akan dilibatkan namun memerlukan perbaikan di sana-sini.

Sabtu, 04 Agustus 2018

Lorong Unik Berdinding Drum Bekas Aspal di Kota Balikpapan

lorong yang memberikan fasade  baru pada kawasan
kita sering sekali mengkampanyekan gerakan "sustainability / keberlanjutan" dalam setiap waktu, dalam hal perancangan kota, pengawasan pemerintahan hingga cara melihat kawasan. pemikiran keberlanjutan ini sering berdampingan dengan kata "kawasan". Bagaimana sebenarnya keberlanjutan kawasan bisa memberikan sebuah pandangan bagaimana kawasan itu menerima hal hal yang berkelanjutan.

begini, penulis berpikiran bahwa menggunakan material bekas dari drum aspal menjadi sebuah dinding masif yang membatasi sebuah gudang dengan pemukiman bisa di katakana pengolahan industri berkelanjutan.

Bagaimana ya arah berpikir kita agar sebuah material yang sulit untuk di recycle kembali, karena aspal dan besi memang bukan kombinasi yang mudah untuk dipisahkan, perlu effort yang besar untuk mengolah ke material dasarnya. menggunakan material material yang memerlukan biaya besar untuk mengembalikannya kembali ke material dasar, bisa kita gantikan atau alih fungsi dari material tersebut menjadi sesuatu yang berkelanjutan tentunya.

filosofi berkelanjutan tujuannya bukan mengembalikan material yang sudah diolah menjadi berbagai macam fungsi kemudian di kembalikan ke material dasar , namun filosofi fungsi dari material tersebut harus berkelanjutan menjadi sesuatu yang lain, tanpa harus merusak alam lingkungan, sosial dan ekonomi.

Kebetulan tesis saya adalah indeks keberlanjutan, jadi saya paham benar mengenai arti keberlanjutan. kemudian keberlanjutan kawasan bisa di ukur jika alih fungsi material material yang tidak di reuse recycle tersebut terhadap lingkungan dan sosial? bisa tentu saja jika kawasan tersebut besar dan menyedot perhatian publik, maka perlu sebuah penelitian baru untuk merumuskan indeks keberlanjutan kawasan yang menggunakan material bekas.

okelah kita tutup artikel ini dengan menyebutkan kawasan yang baru saja saya lewati tersebut merupakan kecerdasan keberlanjutan kawasan, karena memfungsikan material ke fungsi lain yang lebih bermanfaat.